Mencari Ide Konten Menarik di Tengah Tumpukan Informasi Digital

ide konten

Di era digital saat ini, kita selalu disajikan dengan beragam konten yang berseliweran di berbagai media sosial.

PlatformJumlah Postingan/hari
Instagram95 Juta
Twitter500 Juta
Facebook4,75 Miliar

Udah kebayang gak sebanyak apa informasi yang kita terima setiap harinya di media sosial?

Ini tuh ibarat pisau bermata dua, menawarkan kemudahan dan kesulitan di satu sisi, kok bisa?? 

Yap!! Kemudahan yang ditawarkan adalah, kita mudah mengetahui banyak hal, mulai dari pandangan seseorang terhadap sesuatu, berbagai  ilmu baru, hingga berbagai macam peristiwa dalam satu waktu.

Lantas apa kesulitannya? Kesulitannya adalah semakin banyak informasi yang kita terima semakin sulit kita mengambil keputusan.

Loh-loh bukannya semakin banyak informasi, kita makin mudah mengambil keputusan terbaik??

Menurut Malcolm gladwell, seorang penulis dan jurnalis, dalam bukunya berjudul “BLINK” bilang kalau beberapa dari kita mungkin merasa bahwa untuk mengambil keputusan terbaik maka kita harus mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Padahal kenyataannya tidak, ada orang yang justru sulit memutuskan sesuatu karena terlalu banyak informasi yang diserapnya.

Nah, pernah gak dari berbagai informasi yang  kamu terima di media sosial, buat kamu dilema gimana sih caranya buat nentuin ide konten yang bakalan menarik perhatian audiens?

Yuk disimak, Kami bakalan rangkumin caranya buat kamu!! 

  1. Be present to get update!

Social Listening

Social listening adalah suatu proses untuk menganalisis percakapan, dan tren yang sedang terjadi di media sosial. Ini bisa kamu pakai untuk mendengarkan audiens kamu, memahami kebutuhan mereka, dan membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Kamu juga bisa memanfaatkan beberapa aplikasi, untuk bantu kamu melakukan social listening seperti, Hubspot, buffer, dan buzzsumo.

– Social media research

Sebuah proses untuk menganalisis data media sosial, untuk mendapatkan pemahaman bagaimana audiens saling berhubungan dengan suatu topik yang disajikan. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi untuk membantu kamu menganalisis data media sosialmu seperti, Hootsuite, brand watch, synthesio, dan lain sebagainya.

  1. Have a content pillars

Content pillar adalah strategi dasar pemasaran konten sebuah brand atau perusahaan. Ini mencakup tema utama yang menjadi landasan untuk kamu menyajikan konten yang konsisten dan relevan. 

Content pillar membantu kamu untuk tetap berada di titik fokus terhadap pesan inti dan nilai-nilai yang ingin kamu sampaikan kepada audiens. 

Dengan content pillar, kamu bisa dengan mudah memutuskan informasi dan konten seperti apa yang akan kamu manfaatkan untuk menjadi referensi di tengah banyaknya informasi dan konten di media sosial yang bisa  buat kamu kewalahan.

Kamu harus memahami dua poin diatas, untuk memudahkanmu menemukan ide konten yang menarik. Tapi ingat, bukan hanya menarik! Kontenmu juga harus berbobot biar bermanfaat untuk audiens. Kamu bisa #Jalanbareng skena yang udah berpengalaman mengelola lebih dari 150 Social Media, dan pastinya mampu nemuin ide konten yang menarik dan berbobot untuk kontenmu, di tengah tumpukan informasi digital.

Share This Post: