Sendal Aneh Jadi Sendal Trendy, Kupas Brand Identity Crocs

Sendal

Apakah kamu pernah menjadi orang yang mengikuti tren Sendal Crocs dan aksesoris jibbitz-nya? atau mungkin kamu termasuk salah satu yang gak mau pakai Crocs karena bentuknya? Tanggapan tentang Crocs memiliki berbagai respons baik negatif maupun positif. Siapa sangka dengan penampilan unik menimbulkan kontroversi dalam dunia fesyen. Terlepas dari hal tersebut, Crocs menjadi brand yang berpengaruh pada model sendal casual.

sendal

Dia Dipasupil/Getty Images via CNN

Menjadi brand yang semakin dikenal banyak orang, Crocs hingga sekarang secara aktif melakukan ekspansi brand awareness. Salah satu siasatnya, Crocs melakukan berbagai kolaborasi dengan public figure seperti Brooke Shields yang menggunakan sendal Crocs di Tony Awards 2024. Sendal Crocs yang dipakai Brooke Shields menjadi fashion statement yang diliput oleh berbagai media. Hal ini karena acara Tony Awards yang bersifat formal dan terdapat sendal Crocs yang terkesan unik dan ‘nyeleneh’. Lalu apa yang membuat Crocs yang didirikan sejak 2002 menjadi brand yang relevan sampai saat ini?

Hal tersebut tidak terlepas dari brand identity yang dibangun oleh Crocs.

  • Brand Values

Nilai-nilai dari brand yang direpresentasikan oleh Crocs adalah kenyamanan, fun, dan unik.
Hal ini dicerminkan dari produk dari Crocs yang banyak didesain secara ringan sehingga nyaman untuk digunakan, bentuk dari sendal crocs yang berlubang seperti lubang di keju, dan aksesoris jibbitz yang bervariasi memberikan kesan menyenangkan dan personalisasi yang unik bagi pengguna sendal Crocs.

  • Visual Identity

Secara desain produk, brand Crocs sangat mudah dikenali seperti lubang-lubang yang menjadikan desain sendal Crocs yang ikonik dan mudah dikenali. Warna-warna yang terang di setiap produk Crocs semakin membuat desain Crocs mudah untuk dikenali serta aksesoris jibbitz yang memberikan sentuhan personalisasi keunikan penggunanya.

Logo dari Crocs yang menampilkan maskot buaya karena terinspirasi oleh bentuk sendal klasik Crocs yang seperti moncong buaya, penggunaan font yang rounded, dan warna hijau terang memperlihatkan logo Crocs yang simple dan terkesan playful.

  • Brand Voice

Interaksi Crocs dengan audiens di sosial media seperti Instagram dan X juga merepresentasikan Crocs sebagai brand yang asik, ceria, trendy, dan quirky.


Crocs juga memiliki jargon ‘Come As You Are’ sebagai bentuk dukungan Crocs terhadap inklusivitas melalui kampanye penggunaan crocs yang bervariasi serta jibbitz yang memperlihatkan keunikan setiap individu.

Hal yang konsisten pada brand Crocs adalah bagaimana di setiap produk mereka memberikan penekanan kenyamanan, menyenangkan, dan inklusif. Hal tersebut tercerminkan mulai dari logo, produk, hingga persona brand Crocs di media sosial.

Apakah brand kamu juga ingin menonjolkan value unik seperti Crocs mulai dari visual hingga brand voice? konsultasikan brand bisnis kamu dengan #jalanbareng SKENA 

Segera klik tombol di bawah ini untuk terhubung, ya!

Share This Post: